Rabu, 25 September 2013

cerita tentang kehidupan~

Hai, kembali lagi sama gue Ghina. Sekarang gue mau nulis sesuatu, bukan cerpen atau puisi,bukan bait ataupun essay. Sebuah kisah renungan yang mungkin bisa memotivasi kalian,membuat kalian mensyukuri apa yang kalian punya. Ini adalah kisah nyata! ‘bukan kisah gue’ tapi ini kisah seorang temen gue yang ga mau disebut namanya dan ada di tengah tengah kita, penasaran? Cekidot!

Hai gue pengen cerita tentang pengalaman hidup gue saat ini. Rasanya gue lagi butuh banget pendengar setia,mungkin lewat kalian gue bisa cerita. Oke kayanya gue ga usah kenalin nama gue soalnya gue ga mau ini ketauan siapa gue, ga penting juga kan gue kenalin siapa gue. Oh ya, ngomong ngomong kalian pernah ga ngalamin rasanya broken home? Atau yaaa berada di lingkungan keluarga broken home gitu. Kalau kalian belum tau rasanya,gue kasih tau! Rasanya hancur banget tiap hari denger orangtua cekcok tentang hal yang ga pernah kita tau apa itu masalahnya,sedangkan gue disini lagi butuh perhatian mereka. Gue Cuma gadis sekolahan yang baru kelas 2 SMA,masih labil,masih butuh perhatian,butuh pengarahan, sedangkan mereka sibuk sendiri sama urusan mereka. Sumpah gue muak banget berada di kehidupan yang kaya gini,tapi gue masih bersyukur karna masih di kasih orangtua.
Mungkin kalian kalau misalkan ada masalah bakal curhat ke temen kalian,tapi gue ga punya temen atau sahabat. Oke temen gue punya,tapi sahabat engga! Sebenernya, dulu gue punya sahabat,tapi pas kelas 10 sahabat itu dinamain ‘ruwed’ soalnya dulu kita bener bener ruwed banget kalau kumpul dan gue ga ngerti apa salah gue tiba-tiba gue dijauhin sama mereka. Gue selalu coba tanya salah gue apa,tapi ga pernah dijawab sama mereka. Gimana gue mau koreksi diri? Gue aja ga pernah buat salah,ya walaupun gue tau pasti gue tempatnya salah,ya walaupun gue yakin kalau gue ga punya salah sama mereka. Sebenernya ini Cuma karna 1 orang, tapi ternyata ngefek ke semua orang. Gue bingung harus gimana,gue juga gatau mau cerita ke siapa. Di kelas,gue Cuma main sama anak cowok. Lo tau kenapa? Karna gue ga ngerti sama pikiran cewe-cewe di kelas gue. Mereka kelompokan, gosip sana sini, ngebully gue. Gue punya temen cewe di kelas Cuma beberapa ya bersyukurlah gue masih punya temen cewe yang care tapi ga senyaman rasanya sama temen-temen gue yang dulu. Gue selalu dikatain cewe jalang,cewe nakal kalau di kelas Cuma gara gara gue main sama cowo. Apa itu salah? Sosialisasi kan ga Cuma sama cewe aja. Kenapa gender selalu di pertanyakan? Kenapa gender selalu di permasalahkan? Gue bingung sama pikiran mereka. Masalahnya ada di 1 sahabat gue yang 1 kelas sama gue sekarang,makanya gue di bully kaya gini. Gue tau keliatannya dia benci banget sama gue tapi gue ga ngerti salah gue apa. Dan sekali lagi gue muak sama keadaan ini.
Gue pernah cerita ke temen cowo gue kalo gue di katain cewe jalang,cewe nakal tapi dia Cuma bilang “gue tau kok dia sebel sama lo karna dia ga bisa jadi lo, kata kata orang yang sebel sama kita itu adalah amplas, kata katanya nyakitin tapi bisalah buat jadi pelajaran kita sendiri,buat koreksi diri kita sendiri, jadi ya sabar kudunya buat hadapin orang kaya gitu, mereka ga tau aja gimana rasanya di caci maki kaya lo,makanya mereka kalau ngomong asal aja,itu saran gue”
Gue coba renungin, kata kata dia bener juga, memotivasi gue buat terus maju. Ga masalah kok gue ga punya sahabat,tapi gue masih punya temen. Ga masalah juga gue broken home,yang penting gimana gue hadapinnya. Ini cerita gue,makasih udah dengerin cerita gue.
-the end-

Gimana gimana? Sedih sedih? Itu cerita temen gue yang bisa memotivasi kalian,saran gue sih kalian jangan pernah luntur dalam suatu masalah,tapi hadapilah masalah itu dan jangan pernah lari dari masalah, thankyou J

Sabtu, 14 September 2013

Janji Terakhir

Janji Terakhir
Pagi ini dia datang menemuiku, duduk di sampingku dan tersenyum menatapku. Aku benar-benar tak berdaya melihat tatapan itu, tatapan yang begitu hangat, penuh harap dan selalu membuatku bisa memaafkannya. Aku sadar, aku sangat mencintainya, aku tidak ingin kehilangan dia, meski dia sering menyakiti hatiku dan membuatku menangis. Tidak hanya itu, akupun kehilangan sahabatku, aku tidak peduli dengan perkataan orang lain tentang aku. Aku akan tetap memaafkan Daniel, meskipun dia sering menghianati cintaku.

“gue ga tau harus gimana lagi, lo jahat! Lo udah hancurin kepercayaan gue!”

Aku ga sanggup liat matanya dan pada akhirnya air mataku mengalir deras...sangat deras dan saat itu Daniel memelukku kencang seolah tidak ingin melepaskanku

“Nad maafin gue,gue janji ga akan sakitin lo lagi. Kasih 1 kesempatan lagi buat gue sa plissss gue sayang sama lo, jangan nangis lagi ya”

Ya....pada akhirnya aku memaafkan Daniel karena aku sangat menyayanginya

Malam harinya aku dan Daniel pun pergi dinner dan kita melupakan semua hal yang tadi siang terjadi.
Aku bahagia bersamanya ga ada yang bisa misahin kita,apapun itu.

***
Ketika di kampus.......... “Nad kok lo pucet?”ucap Caroline, ya dia sahabat terbaikku bersama Tiara.
“iya gue capek nih kayanya”
Jelas capek lah, punya pacar diselingkuhin terus! Lagian mau aja sih dimainin sama cowok playboy kaya Daniel! Jangan-jangan Daniel gak sayang sama kamu? Ups, keceplosan” ucap Tiara dengan nada sedikit marah
“lo apa apaan sih sa udah dong Nada kan lagi sakit jangan digituin” ucap Caroline membentak Tiara

Tiara bener, jangan-jangan Daniel gak sayang sama aku, Daniel gak cinta sama aku, itu yang buat Daniel selalu menghianati aku. Selama ini aku gak pernah berfikir ke arah sana, mungkin karena aku terlalu mencintai Daniel dan takut kehilangan Daniel. Semalaman aku memikirkan hal itu, aku ragu terhadap perasaan Daniel padaku. Jika benar Daniel tidak mencintaiku, aku benar-benar tidak bisa memaafkannya lagi.

Keesokan harinya,walaupun tak ada jadwal kuliah aku tetap ke kampus buat ngerjain tugas kelompok. Setelah larut malam, aku pun pulang dan ketika di parkiran...OMG! Daniel sama cewe. Entah siapa cewek itu, aku tidak bisa melihat wajahnya. Namun,ketika cewek itu menaiki mobil dan terkena sedikit sinar lampu terlihat jelas bahwa itu Tiara! Sahabatku sendiri. Untuk memastikan hal itu, aku segera raih iphone ku dan menelfon Daniel
“halo bisa jemput gue gak sekarang?”
“maaf Nad gue ga bisa kalau sekarang,lo ga bawa ,mobil?gue lagi anter ibu belanja”
“niel! Sejak kapan lo mau nemenin ibu belanja? Sejak Tiara jadi ibu lo ya?HA!”
“kamu kenapa sayang? Kamu dimana sekarang?”
“Gue liat sendiri lo pergi sama Tiara Nil! lo gak usah bohongin gue! Kali ini gue gak bisa maafin lo! Kenapa lo harus selingkuh sama Tiara Nil? gue benci sama lo! Mulai sekarang gue gak mau liat lo lagi! Kita Putus Nil”
“Tapi Nad..”

Beberapa hari setelah kejadian itu aku tidak masuk kuliah, aku hanya bisa mengurung diri di kamar dan menangis. Beruntung Ibu dan Ayah mengerti perasaanku, mereka memberikan semangat padaku dan mendukung aku untuk melupakan Daniel, meskipun aku tau itu tak mudah. Setiap hari Daniel datang ke rumah dan meminta maaf, bahkan Daniel sempat semalaman berada di depan gerbang rumahku, tapi aku tidak menemuinya. Aku berjanji tidak akan memafkan Daniel, dan janjiku takan kuingkari, tidak seperti janji-janji Daniel yang tidak akan menghianatiku yang selalu dia ingkari.

Dan hari ini aku memutuskan buat kuliah,yaaa berharap sih ga ketemu Daniel. Tapi ternyata....Daniel sudah dulu berada di hadapanku ketika aku baru masuk gerbang sekolah.
“Nad kamu dengerin aku dulu dong aku sama Tiara ga ada hubungan apa apa,aku Cuma nanyain tentang kamu doang ke Tiara” teriak Daniel sambil berkaca-kaca
“Apasih kita udah putus nil,kita udah ga ada hubungan apa apa lagi,sekarang kamu mau selingkuh juga ga ada yang ngelarang”
Aku pun berlari kencang meninggalkan Daniel,dan ketika Daniel mengejarku...
“jeder!!!!!!!!!!!!!!!” dan........
“Danieeeeeel!!!!!!!!!!!!!!!!!!”
Daniel tertabrak mobil saat mengejarku, dia terpental sangat jauh. Mawar merah yang ia bawa berserakan bercampur dengan merahnya darah yang keluar dari kepalanya.

Nil, maafin aku!”
“Nad Ma-af ma-af a-ku jan-ji jan-ji ga sa-ki-tin ka-mu la-gi a-ku cin-ta ka-mu a-ku ma-u ni-kah sa-ma kam……”
“Danieeeel”
Daniel meninggal saat itu juga, ini semua salahku, jika aku mau memaafkan Daniel semua ini takan terjadi. Sekarang aku harus menerima kenyataan ini, kenyataan yang sangat pahit yang tidak aku inginkan, yang tidak mungkin bisa aku lupakan. Daniel menghembuskan nafas terakhirnya dipelukanku, disaat terakhir dia berjanji takan menyakitiku lagi, disaat dia mengatakan mencintaiku dan ingin menikah denganku. Dia mengatakan semuanya disaat meregang nyawa ketika menahan sakit dari benturan keras, ketika darahnya mengalir begitu deras membasahi aspal jalanan.
Rasanya ingin sekali menemani
Daniel didalam tanah sana, menemaninya dalam kegelapan, kesunyian, kedinginan, aku tidak bisa berhenti menangis, menyesali perbuatanku, aku tidak bisa memaafkan diriku sendiri.

Satu minggu setelah Daniel meninggal, aku masih menangis, membayangkan semua kenangan indah bersamanya yang tidak akan pernah terulang lagi. Senyumannya, tatapannya, takan pernah bisa kulupakan.

“N
ada sayang, ini ada titipan dari Ibunya Daniel. Kamu jangan melamun terus dong! Kamu harus bangkit! Biar Daniel tenang di alam sana. Ibu yakin kamu bisa!”

“Ini salah aku Bu. Aku butuh waktu.”

Kubuka bingkisan dari Ibu Daniel, didalamnya ada kotak kecil berwarna merah, mawar merah yang telah layu dan amplop berwarna merah. Didalam kotak merah itu terdapat sepasang cincin. Aku pun menangis kembali dan membuka amplop itu.

    Dear Nada,
    N
ada sayang, maafin aku, aku janji gak akan nyakitin kamu, aku sangat mencintai kamu, semua yang udah aku lakuin itu buat ngeyakinin kalo Cuma kamu yang terbaik buat aku, Cuma kamu yang aku cinta.
    Aku harap, kamu mau nemenin aku sampai aku menutup mata, sampai aku menghembuskan nafas terakhirku. Dan cincin ini akan menjadi cincin pernikahan kita.
    Aku sangat mencintaimu, aku tidak ingin berpisah denganmu N
ad.
    Love You
   
Daniel

Air mataku mengalir semakin deras dari setiap sudutnya, kupakai cincin pemberian Daniel, aku berlari menghampiri Ibu dan memeluknya.

“Bu, aku udah nikah sama
Daniel!”

“N
ad, kamu kenapa sayang?”

“Ini!” Kutunjukan cincin pemberian
Daniel dijari manisku.

“N
ada, kamu butuh waktu nak. Kamu harus kuat!”

“Sekarang aku mau cerai sama
Daniel Bu!” kulepas cincin pemberian Daniel dan memberikannya pada Ibu.

“Aku titip cincin pernikahanku dengan
Daniel Bu! Ibu harus menjaganya dengan baik!”
Ibu memeluku erat dan kami menangis bersama-sama.
*****

Sekian

Tertanda : Ghina Ramadhanty

Minggu, 11 Agustus 2013

Semua Indah Pada Waktunya

Semua Indah Pada Waktunya

Pagi itu gue terbangun karena Nancy berusaha bangunin gue dengan cara berteriak teriak di telinga gue. Singkat cerita, Nancy itu sahabat gue, kita berdua tinggal di 1 apartement yang terletak di Jakarta Selatan. gue juga punya geng yang beranggotakan Gue, Nancy, Samuel dan Jovin, gue pindahan dari Sydney tapi blaster Indonesia Australia, Jovin dari London asli. Hanya Nancy dan Samuel asli Indonesia, Nancy blaster Jepang, dan Samuel oriental. Nancy dan Samuel juga sepasang kekasih yang biasa jadi the crazy couple dan kita udah bersahabat 4th.
Nancy : Ca bangun ca! Liat infotaiment deh buru!!!!!
Gue : duh apasih gue masih ngantuk
Nancy : ini menyangkut Mario!!!
What Mariooooo?! Ada apa lagi dia dan gue pun terbangun dari tidur nyenyak gue~
“OMG!!!! Mario my boyfriend kenapa dia jalan sama Danish? Ah damn” teriak gue sambil merobek robek kertas di tangan Nancy
Singkat cerita, Mario atau Rio itu cowo gue, dia itu artis papan atas yang lagi naik daun naik daunnya, selama ini kita pacaran ga ada yang tau kecuali sahabat gue, keluarga gue dan sahabat dia keluarga dia. 
Gue kesel dan akhirnya.........air mata gue pun jatuh
Beberapa menit kemudian, Iphone gue berdering tanda ada telfon, tanpa melihat siapa yang menelfon langsung gue angkat telfon itu “duh apasih masih pagi ini gatau orang lagi patah hati apa” gue pun marah marah. “duh caa tenang ini gue Jovin, jalan yuk ajak Nancy sama Samuel juga okeee, gue jemput di apartement lo jam 2 siang,oke!” 
“yayayya” jawab gue dengan juteknya
Setelah itu gue tetep masih nangis mikir ada apa antara Rio dan Danish, nethink gue tapi hya wajar ajalah namanya juga cowo sendiri uuuu
Nancy berusaha nenangin gue tapi hasilnyaa.....nihil! tetep aja gue nangis-_-
Gue : heh Jovin ngajak jalan tuh tadi sama gue sama Samuel juga
Nancy : duh jam berapa? Gue sama Samuel mau nonton nih, lo sama Jovin berdua ajayak :p
Gue : ah sial yaudahlah have fun yak
Nancy : iya iya lo juga jangan galau ajaya
Gue : okeeee
Daripada kepikiran kejadian tadi pagi, akhirnya gue memutuskan untuk tidur!!!


Tuning tuning! Tuning tuning!
Bel apartement gue ternyata berbunyi, ah sial sekarang jam 14.00, gue ketiduran! Dari kejauhan,Jovin teriak teriak ga jelas “Uyyy buka pintunya uyyyy gue cape ngebangke di depan”
Dan akhirnya gue pun membukakan pintu buat Jovin
“iye sabar tadi gue ketiduran nih gue siap siap dulu ya”
Dan akhirnya gue pun bersiap siap buat pergi sama Jovin, gue memakai dress ungu dengan rambut di ikat setengah dan akhirnya gue keluar kamar tuh
Jovin : wedeeeeh cantik bener lo ca
Gue : ah bisa aja lo
Jovin : eee serius kalo ga ada si rio mario itu mah udah gue embat lo
Muka gue mulai memerah salting gileeeee haha “ah udah lo gombal, berangkat yuk”
Dan akhirnya gue dan Jovin pun turun ke lobby apartement, disana Jovin ambil mobilnya dulu yang masih ada di parkiran, cukup jauh noh parkiran dan gue nungu di lobby. Pas gue tunggu di lobby.......
Ah sial! Berita itu lagi! Kenapa sih semua infotaiment nampilih kedeketan Rio sama Danish? Gue cewenya woy!!! Dan air mata gue pun sempet keluar lagi dan tiba tiba.... bunyi klakson mobil Jovin pun berbunyi dan gue bergegas masuk ke mobilnya.
Jovin : ngape lu? Nangis ya?
Gue : ya itu Rio jahat banget sama gue, masa dia kepergok infotaiment lagi dinner sama Danishgue takut pada akhirnya gue dan dia berakhir menjadi 2 orang bodoh yang sama sama jatuh cinta, saling berjanji,selalu setia. Gue takut kehilangan itu semua vin:’(
Jovin : udah jangan nangis lagi, gue ngerti kok ca, udah tenang dia masih sayang sama lo kok, ini bukan akhir dari cerita cinta lo, tapi ini awal dari cerita lo sama rio, yang terbaik ga selalu ada di awal cerita ca, lo harus sabar
Gue : jadi, kalo gue udah perjuangin hubungan gue selama ini dan berenti gitu aja karna Danish berarti semuanya sia-sia dong Vin
Jovin : ga ada yang sia sia selama lo tulus, lo sayang kan sama Rio? Dia juga ga semudah itu kali lupain lo, tapi inget lo bersama dia karna lo sayang sama dia dan mau bikin dia bahagia. Tapi ketika lo udah gabisa bikin dia bahagia, apa yang mau lo pertahanin? It will be useless
Gue : jadi gue kudu apa sama hati gue yang udah telanjur semuanya untuk dia kalo pada akhirnya gue diginiin?
Jovin : mungkin terlihat useless di awal, sakit hati dan kecewa, tapi lo pasti bahagia akhirnya, bahagia pada waktunya
Gueee : owwwww oke belajar darimana lo tentang cinta? Btw thankyou beb
Jovin : iya samasama sayang, eh ini ke kampus dulu ya ada yang ketinggalan
Gue : oke
Akhirnya gue dan Jovin pun ke kampus tapi gue ditinggal dan Jovin mengambil barang yang ketinggalan.
Dan.........oh no!!!!! Rio dan Danish lagi berduaan di taman kampus, ah sial ternyata bener apa yang ada di infotaiment dan akhirnya..........air mata gue turun lagi!!!
Jovin masuk mobil dan ngagetin gue
Jovin : uy lagi liatin rio sama danish ya?
Gue diem dan Jovin pun mengerti apa yang harus dia perbuat, dia langsung ngegas mobilnya dan bawa gue pergi dan akhirnya kita memulai percakapan lagi
Jovin : lo sayang sama Rio?
Gue : iya
Jovin : lo mau dia bahagia?
Gue : iya
Jovin : lo tau dia bahagia sama siapa?
Gue : gue rasa sama gue
Jovin : oke lo harus perjuangin dia
Gue : ah gue gamau ambil resiko
Jovin : kecing lo! Jalan kemana pun lo bakal ngehadepin hal yang nyakitin,both of you.
Gue : yayaya oke


Dan akhirnya Jovin dan gue pun mendarat di sebuah taman rekreasi gitu yang Cuma ada 7 tahun sekali disini, gue dan Jovin bersenang senang hingga pada akhirnya.........
Jovin : gue mau kasih tau lo sesuatu tapi ketika gue kasih tau lo jangan liat ke belakang,janji?
Gue : iya gue janji
Jovin : daritadi Rio ngikutin kita!
Gue yang penasaran akhirnya curi curi pandang dikit liat ke belakang dan.......... ya benar itu Rio!
Gue yang males ketemu Rio akhirnya minta Jovin buat anter gue pulang.
Sesampainya dirumah gue langsung nyari Iphone gue yang sedari tadi ga gue bawa dan gue ngira bakal ada message or missed call dari Rio dan ternyata............OMG! iphone gue lowbat dan akhirnya gue charge dulu, setelah di charge yaaaaa benar saja, 12 missed call from Rio dan ada 1 sms dari Rio, isinya..... “hey babe, its me ummm i just wanted to text you and tell you that i love you so so so so so much. Just wanted to let you know, you are my princess. You are worthy of all the love in the world. Waktu emang bisa mengubah segalanya tapi kamu tetep jadi my favorite girl. You are the love of my life,caca”
Oke gue ngefly tapi gue inget kejadian kejadian tadi dan ga gue bales sms Rio.


Keesokan paginya, Nancy bangunin gue tapi gue ga bangun bangun kayaa orang mati dan setelah Nancy cek badan gue.......oh no! Badan gue panas tinggi. Langsung deh Nancy telfon Samuel sama Jovin buat nolongin gue dan akhirnya mereka pun dateng.
Samuel yang kesel gue diginiin akhirnya dia langsung nelfon Rio dan marah marah ke Rio dan beberapa menit kemudian pun Rio udah di apartement gue dan... 
Rio : caca mana caca?
Samuel : masih berani lo deketin caca?
Rio : eh gue cowonya yaaaa sekarang mana caca?
Dengan keselnya Rio obrak abrik isi apartement gue dan nemuin gue
Rio : kamu kenapa ca? Ko badan kamu panas banget?
Samuel : ah jawabannya ada di diri lo sendiri, lo kemaren dinner sama Danish sampe buat caca begini, lo katanya cowonya tapi ga layak jadi cowo men!
#skip

Dan akhirnya gue terbangun tepat 19.05 dengan Rio ada di samping gue
Rio : beb kamu udah bangun? Kamu kenapa? Ke taman yuk
Dan akhirnya gue siap siap buat ke taman dan gue sama Rio pun ke taman
Rio : kamu kenapa sih?
Gue : taudeh kamu nyebelin
Rio : apaaaa? Karna Danish?
Gue : iya etapi aku udah tau kok, kamu sama Danish Cuma sebatas temen videoclip ajakan?
Rio : ih ko kamu tau? Jadi ga surprise gitu kan -_-
Gue : iya mami kamu tadi sore nelfon aku jelasin semuanya garagara Samuel ngomong ke mami kamu kalo aku sakit, ya kan mam? Thankyou mam *teriak gue sambil kasih jempol ke mami Rio yang ada di mobil*
Rio : ah sial
Dan akhirnya gue dan Rio pun kejer kejeran ditaman dan........
Rio : hap ketangkep juga lo! Aku ada something nih buat kamu
Gue : manaa? Mana mana?
Rio : nih *sambil kasih sebuah kotak yang gue tau isinya tuh cincin*
Gue : *dan akhirnya gue buka dan emang isinya adalah cincin* thankyou yooooo
Rio : iya ca samasama, your is absolutely wonderful. That’s what makes me trapped when i first met you, and happy 27 monthversary Aurellia Cagali, i love you so so so so so so much
Gue : awwww sweet me too l



Yayaya selesai,kritik dan saran ditunggu yaaaa yang baca tinggalkan jejaaak
Tertanda : Ghina Ramadhanty/@Ghinarmdhnty

Selasa, 25 Juni 2013

C.I.N.T.A


CINTA TAK BISA DITOLAK, JUGA TAK BISA DIPAKSA. ORANG BILANG CINTA ITU BUTA, ITU SALAH! TAPI KITA SENDIRI YANG TELAH MEMBUAT CINTA ITU BUTA. ORANG BILANG CINTA ITU MENYAKITKAN, TAPI ITU SALAH! GA SEMUA CINTA ITU MENYAKITKAN. ASAL KITA BISA MENJAGA ORANG YANG KITA CINTA, PASTI CINTA ITU AKAN SELALU ADA. ORANG BILANG CINTA ITU INDAH, TAPI ITU SALAH! TIDAK SELAMANYA CINTA ITU INDAH. CINTA GA HANYA KEPADA LAWAN JENIS, CINTA BERMACAM JENISNYA. ADA CINTA KEPADA TUHAN, ORANGTUA, KELUARGA, SAHABAT, DLL. BERTEMUNYA LAWAN JENIS SALING BERTATAP MATA LALU TIMBUL SEBUAH PERASAAN, ITU BIASA KITA SEBUT CINTA. CINTA KADANG MEMBINGUNGKAN, MERAGUKAN, TAPI KITA HANYA PERLU 1 KATA PASTI DALAM CINTA. CINTA JUGA KADANG MEMBUAT KITA KUAT, TAPI MEMBUAT KITA RAPUH JUGA KETIKA CINTA ITU MENGHANCURKAN PERASAAN KITA. CINTA JUGA TAK BISA DITEBAK. MUNGKIN JIKA ADA SETTINGNYA, SEMUA ORANG MUNGKIN INGIN MENGATUR HATINYA AGAR BISA MELUPAKAN ORANG YANG TELAH MENYAKITINYA DAN MENCINTAI ORANG YANG MENYAYANGINYA. NAMUN SAYANG, HATI SEORANG MANUSIA TIDAK SEPERTI ITU. CINTA JUGA DIRASAKAN OLEH SEMUA INSAN. DAN JIKA MERASAKANNYA BISA MEMBUAT HATI SESEORANG MERASA BERBUNGA-BUNGA. CINTA… APA YANG MEMBUAT ROMEO JULIET RELA MATI MEMPERJUANGKAN CINTANYA? YANG MEMBUAT KISAH RAMA SINTA ABADI? DAN KISAH CINTA HIPU DAN ABU YANG SELALU BERSAMA? ATAU MUNGKIN KISAH CINTA KALIAN?

Kita Bersama

Ada sebuah geng yang cukup tenar di sekolahnya yaitu SMPN  Nusantara. Yeah itu adalaah geng Lafyacha yeah siangkatan dari Shilla Ify Sivia Acha wkwk.
Mererka sejak kecil telah bersama bahkan orang tua merekapun sangat dekat :D

Saat sedang di kantin, Shilla, Sivia dan Acha duduk di kursi yang memanjang gitu dan tiba tiba Shilla melihat hal aneh yang terjadi pada Acha.
Shilla : cha lu kenapa?
Acha : kenapa apanya?
Shilla : idung lo chaaaaaa *dengan muka panik*
Sivia : eh iya itu lo kenapa cha? Sakit? Kita bias ko anter lo ke dokter?
Acha : oh mimisan? Palingan gue kecapen tadi malem kan gue abis fashionshow #eaaaaaa
Sivia, Shilla : lo serius?
Acha : iya yakin deh J eh Ify kemana?
Sivia : gatau tadi dia bilang mau ke tempat fotocopyan dulu
Acha : oh kirain kemana
#skip

Saat beberapa saat mereka ber3 melihat Ify dibawa ke ruang UKS
Sivia : eh itu Ify mau dibawa ke UKS kita samperin yuk
Shilla : eh iya ayo ayo

@UKS

Ify pingsan dan tangannya berlu,uran darah, Acha sangat panic dan lafyacha pun langsung bertanya pada pembina PMR
Via : bu ini kenapa?
Bu Ira : tadi Ify kesrempet mobil  dan tulang tangannya ada yang patah, sekarang kami sedang menunggu orangtua Ify dating.
Lafyacha : ASTAGHFIRULLAHALADZIM L tapi Ify bias sembuh kan bu?
Bu Ira : masalah sembuh kita serahkan saja kepada Allah kami hanya bias mendoakan tetapi setau saya di Indonesia belum ada tempat operasi tangan patah *ngaco* jadi sebaiknya Ify dibawa ke Singapore.
Shilla : apa? Singapore? Di Indonesia beneran ga ada gitu ya?
Bu Ira : setau ibu belum ada ya kita doakan saja semoga tuhan tetap menjaga Ify
All : amin J

#bapak Ify datang

Pa Bisma : ada apa dengan anak saya? Apa benar tulang lengannya patah?
Bu ira : iya benar pa sebaiknya langsung dibawa ke rumah sakit.
Pa bisma : iya bu secepatnya.

#skip

Di hari selanjutnya Lafyacha kumpul tanpa Ify. Mereka sangat kesepian tanpa Ify karena Ify sedang dibawa ke Singapore untuk pengobatan.
#skipagain

Acha mimisan lagi tapi kali ini dia pingsan L

Sivia : cha lo napa?
Shilla : kita bawa ke uks aja deh biar pmr yang ngurus

@uks
Shilla : eh pmr’nya kan lagi kemah jadi gimana?
Sivia : hm kita telpon bokapnya aja deh lo punya nomer bokapnya kan?
Shilla : gue ga bawa hape
Sivia : yah jadi gimana? Oya hape acha mana biar gue sms lewat hapenya
Shilla : nih nih nih
Sivia pun sms bapaknya acha dan ayah acha pun langsyung ke sekolah


*papa acha udah dateng*
Shilla : om plis bawa acha secepatnya ke rumah sakit dia udah sering mimisan kaya gini
Ayah acha : iya sekarang akan om bawa
Shilla, sivia : apa kita boleh ikut?
Ayah acha : boleh siapa tau saja saat ada kalian Acha jadi lebih semangat
Baik om J “jawab shilla dan via berbarengan”

@RS
Acha diperiksa oleh dokter dan beberapa menit kemudian dokter keluar
Dokter : apa Acha sering seperti ini?
Via : dia sering mimisan tapi baru kali ini dia sampai pingsan.
Dokter : ya baiklah. Mana orang tua Acha?
Ayah Acha : saya dok, ada apa dengan Acha?
Dokter : mari bicarakan di ruangan saya

@ruangan dokter

Acha mengalami kanker darah, penyakit ini memang tidak ada tanda tanda awal, tapi saat stadium akhir baru ada tanda seperti itu
Ayah acha : ada cara untuk menyembuhkannya?
Dokter : sejauh ini dunia kedokteran belum menemukan obatnya

Shilla dan Sivia yang mendengar tak kuasa menahan air matanya dan nangis :’(


@ruangan acha

Acha : pah acha udah boleh pulang belum?
Ayah acha : belum saying kamu tunggu ajaya
Acha : acha sakit apa sih pah?
Ayah acha : papa gatau
Acha : acha paling Cuma kecapean kop ah acha mau pulang L besok Acha mau diminta fashionshow sama salah satu prodak busana pah acha mau banget ikut
Ayah acha : maaf saying masalah fashionshow bias diundur pasti nanti ada lagi ko yang penting kamu sembuh princess J
Acha : iya sih pah tapi itu Cuma ada 5 tahun sekali, kalo 5 tahun selanjutnya Acha udah ga ada di dunia ini gimana pah?
Ayah acha ingin menangis saat mendengar perkataan itu tapi ayah acha harus tetap tersenyum depan acha
Acha : pah ko diem?
Ayah acha : iya nak papa usahakan ya J

Ayah acha pergi ke ruangan dokter untuk menanyakan keadaan acha

@ruangandokter
Ayah acha : dok bagaimana keadaan anak saya ?
Dokter : anak bapak keadaannya masih sama seperti kemarin
Ayah acha : dok, besok anak saya boleh pulang?
Dokter : maaf pa bukannya tidak boleh tapi kami takut keadaan acha tambah parah
Ayah acha : dia besok ingin sekali mengikuti fashionshow di salah satu prodak busana dan itu hanya ada 1 tahun sekali
Dokter : maaf pa kami takut nanti keadaan acha semakin parah
Ayah acha : tapi dokk
Dokter : memang acha belum tau tentang penyakitnya?
Ayah acha : belum dok karena saya takut nanti acha semakin parah
Dokter : ya juga sih tapi kalo dia tau dia akan lebih menjaga dirinya
Ayah acha : yaudah nanti saya akan bilang
#skip


Shilla mendapat chat bbm dari ify isinya :
Shil, Alhamdulillah gue udah sembuh nih hehe besok gue balik ke Jakarta, oya bikin pesta bareng bareng yuk ajak temen sekelas kalo perlu. Eh iya gimana kabar sivia, acha? Kabar lo pasti baik kan?

Lalu shilla membalas :
Pesta fy? Gila aja lo sekarang Acha dirawat dirumah sakit dia mengidap leukemia stadium akhir L kalo kabar gue sama via baik baik aja. Harusnya kita tuh gausah pesta lebih baik kita adain tahlilan buat doain acha. Etapi lo jan pernah bilang kea cha tentang penyakitnya.

Ify membalas :
Eh plis lo jan boongin gue, gue yang baca udah mau nangis L selama ini orang yang punya leukemia ga bias slamet L yaudah kita bikin tahlilan ajaya buat doain acha semoga cepet sembuh amin
#skip

@RS
Lafyanca lengkap ada di ruangan acha

Acha : eh gue kena leukemia ya? Udah stadium akhir? Kenapa lo semua gada yang bilang ke gue justru gue tau dari orang lain
All : lo tau darimana ca? kita semua rahasiain ini dari lo karna kita gamau liat lo sedih dan nanti lo tambah drop
Acha : engga ko gue ga sedih gue bahagia karna tuhan kasih cobaan buat gue J itu semua karna Allah masih sayang sama gue, gue kuat ko ngadepin ini dan makasih buat kalian yang masih mau sahabatan sama gue walau gue udah kaya gini. Kalian ga illfeel kan?
Lafyanca : engga sayang J kita semua sayang lo kita semua gamau lo pergi yakin deh kita akan jaga lo.
#skip

Mereka bercanda canda di RS setelah itu pulaaaaang


@basecamp lafyanca
Shilla : eh gimana kalo male mini saat kita tidur kita dapet telfon dari ayah Acha kalo Acha udah ga ada? :’(
Via : lo kenapa bilang gitu? Sama aja nyumpain tau gak!!!!
Ify : udah udah mending sekarang kita berdoa aja buat acha J yayaya
*mereka pun solat dan berdoa*

Saat malam tiba, mereka melihat foto foto lafyanca J foto saat mereka bersama J mereka nangis saat melihat foto itu daaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan



Daaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan ada telfon dari ayah Acha

Shilla : halo Assalamualaikum
Ayah acha : lafyanca sedang kumpul ya? Bisa ke RS ga? Acha anfal semoga saat kalian datang Acha bias tenang
Shilla : baik om

Mereka ber3 langsung otw RS tapi saat mereka sampai, mereka melihat jenazah acha telah tertutup selimut dan akan dibawa ke kamar jenazah

Lafyacha : acha bangun chaaaa mana janji lo yang akan kuat hadepin ini chaaaa bangun
Ayah acha : sudah nak sudah Acha sudah tenang di alam sana J
Oh ya ini ada surat dari Acha untuk kalian


Mereka membuka surat itu dan membacanya


To : Lafyacha
From : Acha youre bff :’)

Lafyacha..
Mungkin kami tidak lagi bersama..
Mungkin aku akan meninggalkan kalian untuk selamanya…
Tapi kalian harus yakin kalau kita ber4 terutama aku akan bersama lagi…
Ya walau di surga…

Maafkan aku sobat…
Secepat ini aku tinggalkan kalian tapi percayalah kenangan kita akan slalu ada di hati aku…
Mungkin raga aku udah ga di deket kalian lagi…
Tapi yakinlah aku ada di hati kalian semua…

Sobat..
Mungkin ini surat terakhir aku…
Mungkin ini terakhir kalinya kalian bias liat aku sebelum aku dikubur besok…
Tapi kalian harus yakin kalo aku masih ada kapanpun buat kalian…

Jangan tangisin aku sobat
Karena tangisan gakan buat aku hidup lagi
Justru buat aku sedih
Kalian gamau kan buat aku sedih?

Canda dan tawa telah kita lewati bersama
Dan nyatanya tanpa aku sadari kalian selalu ada buatku
Itulah yang membuatku tak akan pernah lupa dengan kalian ....
Walau waktu telah berlalu...
Walau kita tak pernah bersama lagi seperti dulu

Aku tak akan pernah lupa dengan persahabatan kita ....