Minggu, 20 Desember 2015

Taman Sari Gua Sunyaragi Cirebon

Nama Sunyaragi ini diambil dari kata sunya yang artinya sepi dan ragi adalah raga, tempat ini biasa dijadikan tempat meditasi para sultan dan keluarga, bangunan ini seperti candi namun lebih tajam. wilayah ini sangat luas sekitar kurang lebih 15 hektar dan ada di pinggir jalan by pass brigjen dharsono ini terletak di Kelurahan Sunyaragi, Kesambi, Kota Cirebon.

Tempat ini dibagi 2 ada pensanggrahan ada gua nah yang pesanggrahan itu terdapat kamar tidur, kamar mandi, kamar rias, tempat ibadah layaknya rumah pada umumnya serta dikelilingi taman taman yang indah dan ada kolam, suasananya sangat sejuk dan indah.
induk seluruh gua dinamakan gua peteng (gelap) yang digunakan saat bersemedi. Selain itu ada gua pande kemasan yang berfungsi sebagai pembuatan senjata juga sebagai tempat penyimpanan senjata itu sendiri. ada juga gua pawon yang berfungsi sebagai tempat menyimpan makanan dan perbekalan para prajurit. dibawah juga ada gua pengawal dan disitu adalah tempat pengawal berjaga, jika sultan ingin bermufakat dengan bawahan maka dia merundingkan di gua jinem, kalau tempat istirahat sultan ada di mande beling, sedangkan padang ati (hati terang) digunakan untuk bersemedi.

Walaupun berubah-ubah fungsinya menurut kehendak penguasa pada zamannya, secara garis besar Tamansari Sunyaragi adalah taman tempat para pembesar keraton dan prajurit keraton bertapa untuk meningkatkan ilmu kanuragan. Bagian-bagiannya terdiri dari 12 antara lain (lihat denah):
  • Bangsal jinem sebagai tempat sultan memberi wejangan sekaligus melihat prajurit berlatih.
  • Gua pengawal sebagai tempat berkumpul par apengawal sultan.
  • Kompleks Mande Kemasan (sebagian hancur).
  • Gua pandekemasang sebagai tempat membuat senjata tajam.
  • Gua simanyang sebagai tempat pos penjagaan.
  • Gua langse sebagai tempat bersantai.
  • Gua peteng sebagai tempat nyepi untuk kekebalan tubuh.
  • Gua arga jumud sebagai tempat orang penting keraton.
  • Gua padang ati sebagai tempat bersemedi.
  • Gua kelanggengan sebagai tempat bersemedi agar langgeng jabatan.
  • Gua lawa sebagai tempat khusus kelelawar.
  • Gua pawon sebagai dapur penyimpanan makanan.


Di Tamansari Gua Sunyaragi ada sebuah taman Candrasengkala yang disebut "Taman Bujengin Obahing Bumi" yang menunjuk angka tahun 1529. Di kedua tempat itu juga terdapat persamaan, yakni terdapat gapura "Candi Bentar" yang sama besar bentuk dan penggarapannya. Pangeran Kararangen hanya membangun kompleks Gua Arga Jumut dan Mande Kemasan saja






Tidak ada komentar:

Posting Komentar